Medan ~ Salah
satu kriteria PPP memberikan dukungan kepada calon gubsu adalah yang memiliki
kepedulian terhadap kepentingan rakyat.
Hal itu dibuktikan dengan kinerja dan pengalaman yang bersangkutan selama ini.
Demikian dikatakan Sekretaris DPW PPP Sumut Jafaruddin Harahap, SPd Msi di
Medan Senin (31/7).
Menurutnya, berpartai
untuk kesejahteraan rakyat dan kinerja pemerintah harus sinergi dengan kinerja
partai yang juga untuk kesejahteraan rakyat.
Berkaitan dengan
peluang-peluang pasangan calon gubsu, kata Jafar, setiap calon setidak-tidaknya memperoleh 20
persen atau 20 kursi dukungan dari DPRD Sumut (dukungan parpol).
“PPP sendri
hanya mempunyai 4 kursi di DPRD Sumut, oleh karena itu PPP akan menggalang
koalisi dengan parpol lain agar dapat mencukupi kuota 20 kursi tersebut,” ujar
Jafar .
Jika kita lihat
calon-calon Gubsu yang sudah maju saat ini, kata Dia, yang berpeluang untuk
mendapatkan perahu (dukungan Parpol) adalah T Heri Nuradi, Ngogesa Sitepu dan
Gus Irawan Pasaribu karena mereka adalah ketua-ketua parpol.
Dikatakan, PPP
nantinya ketika melakukan penjaringan masih membuka peluang kepada calon-calon
Gubsu untuk mendaftar di Sekretariat Jalan Raden Saleh Medan.
Sementara itu, Syamsul Arifin Gubernur
Sumatera Utara (Sumut) periode 2008-2010, resmi mendaftarkan dirinya kembali
sebagai bakal calon (balon) Gubernur Sumut untuk periode 2018-2023, yang
pelaksanaan pemilihannya akan dilakuan bersamaan dengan pilkada serentak 2018
mendatang.
Tidak tanggung-tanggung Syamsul
mendaftar kembali menjadi balon Gubernur Sumut dari dua partai sekaligus, yakni
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Persatuan Pembangunan
(PPP).
Pendaftaran politisi Partai Golkar yang
memiliki gelar Datuk Sri Lelawangsa itu ke PDIP dan PPP dilakukan di
masing-masing Kantor Dewan Pimpinan Daerah(Wilayah) kedua partai tersebut, Rabu
(26/7/2017).
Di Kantor DPD PDIP Sumatera Utara, mantan
Bupati Kabupaten Langkat itu disambut oleh para pengurus DPD PDI Perjuangan
Sumut diantara Ketua DPD PDIP, Japorman Saragih; Wakil Ketua Dewan Kehormatan
DPD PDIP Sumut, Jumiran Abdi serta Sekretaris DPD PDIP Sumut, Sutarto.
Sedangkan di Sekretariat DPW PPP Syamsul,
putri kandung Aisiah Namira dan rombongan disambut hangat Ketua Bapillu PPP
Sumut Drs H Nuzirwan Lubis, Sekretaris DPW PPP Jafaruddin, Wakil Ketua
Pejaringan Mursal Harahap dan puluhan massa PPP.
"Saya datang untuk memenuhi permintaan
pendukung saya. Bukan nafsu yang membawa saya kemari, tapi hati nurani,"
ujar Syamsul.
Syamsul mengaku, ia merasa terpanggil untuk
kembali maju menjadi Gubernur Sumut lantaran dukungan yang begitu kuat dari
masyarakat. Ia pun sadar betul risiko yang harus ia hadapi saat maju di putaran
kontestasi politik terbesar di Sumut itu. Namun ia siap apapun risikonya.
Besar sekali dukungan masyarakat, dan ini
tidak rekayasa," tukas Syamsul.
Saat ini Syamsul mengaku ia menyerahkan
sepenuhnya keputusan pencalonan itu kepada kedua partai tempatnya mendaftar. Ia
pun akan sangat bersyukur jika partai yang ia lamar bersedia mengusungnya.
"Kalau saya dipilih (sebagai calon)
Alhamdulilah, tapi kalau saya tidak dipilih sujud syukur saya," tandasnya. (SS)

Komentar
Posting Komentar