Proyek Di Binjai Banyak Yang Asal Jadi , LSM KHI : Kami Kasihan Lihat Walikota Binjai


RADARSUMATERA.COM/BINJAI

Kota Binjai yang saat ini menuju Smart City gencar melakukan pembangunan disegala lini. Namun sayang, pembangunan di era menuju Smart City itu tercoreng dengan ambruknya lening Sungai Bangkatan, Jalan Candra Kirana, Kecamatan Binjai Selatan, Selasa (22/8/2017). 



Padahal, proyek tersebut baru saja rampung beberapa pekan lalu yang dikerjakan oleh CV Al-Huda, dengan nilai kontrak Rp379.481.000.
 
Sementara, sekitar pukul 10.30 WIB, utusan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Binjai turun ke lokasi. Bahkan, petugas BPBD juga tampak melakukan pengukuran lening yang ambruk.
Dari pengukuran yang dilakukan, lening Sungai Bangkatan yang ambruk sepanjang 33 meter dan ditambah 4 meter lainnya mengalami keretakan.
Dari amatan di lapangan, pondasi bangunan lening tersebut sangat dangkal. Sehingga tidak mampu menahan rembesan air yang masuk dari bagian dinding sungai.
Menyikapi hal ini, Hendra, utusan Dinas PU yang turun ke lokasi menegaskan, bangunan baru tidak bermasalah. “Yang bermasalah itu bangunan lama. Karena bangunan lama di bawah ambruk, akhirnya bangunan baru yang di atasnya juga ikut ambruk,” kata Hendra.


Sementara itu,Ikhsan salah seorang ketua LSM Komunitas Hijau Indonesia yang ada di kota Binjai terkait banyaknya proyek asal jadi ini menduga ini dikarenakan kerena sistem pelaksanaan kerja yang tidak sesuai aturan teknis dan lemahnya pengawasan.

Dari awal saya sudah menduga sistem kerja proyek tersebut tidak sesuai aturan teknis dan kurangnya pengawasan dari dinas terkait sehingga menghasilkan pekerjaan yang tidak memenuhi kualitas mutu. 

"Tidak hanya lening sungai ini,bahkan beberapa proyek yang lain banyak yang rugi dan sudah ada temuan seperti proyek cabai sebesar 250 juta kemarin yang hingga kini belum jelas pertanggung jawabannya, kini  malah aspal jalan yang baru beberapa hari dikerjakan malah sekarang sudah ditumbuhi rumput dan bergelombang seperti Gang gang kecil yang tersebar di Binjai utara Yang tidak memiliki plank dan pengerjaannya yang diduga asal jadi " Ungkapnya.

Lanjutnya,Ikhsan menyayangkan mengapa di era Binjai Smart City kok malah banyak pengerjakan proyek yang semakin amburadul.

 "Apabila masalah ini tidak ditindak lanjuti,Maka kami dari LSM Komunitas Hijau Indonesia,akan menyurati Kejari Binjai dan akan kita tembuskan ke KPK agar dinas dinas terkait yang bermain disini segera di periksa, Kita kasihan melihat Walikota Kota Binjai HM Idaham SH Msi, Karena Cita cita Beliau mewujudkan Binjai Smart City justru dirusak oleh anak buahnya yang nakal " Bebernya.(RS3)