Radarsumatera I Medan : Di tengah warga menikmati tidur malam dengan nyenyak, petugas Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan tanpa kenal lelah sedikit pun disertai mandi keringat terus bekerja keras memperbaiki Jalan Padang, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung yang selama ini rusak, dikerjakan dengan pembetonan, Selasa (31/10/2017) dinihari.
Proses
pengecoran berjalan dengan lancar disaksikan sejumlah warga sekitar yang
sangat mengapresiasi dilakukannya pembetonan tersebut. Sebelum dilakukan
pengeceron, petugas Dinas PU lebih dulu membuat mal serta balok besi
sehingga kualitas jalan yang dibeton lebih kuat dan tahan lama.
Menurut
Kadis PU Kota Medan Khairul Syahnan, pembetonan jalan dilakukan karena
kualitasnya jauh lebih baik dibandingkan dengan pengaspalan (hotmix).
Terbukti, sudah beberapa kali dilakukan pengaspalan namun Jalan Padang
kembali rusak sehingga sangat mengganggu kelancaran aktifitas warga.
“Selain
itu Jalan Padang selama ini rentan dengan banjir. Itu sebabnya jalan yang telah
selesai diaspal acapkali terendam air. Kondisi tersebut membuat aspal
lama kelamaan terkelupas yang memicu terjadinya kerusakan jalan,” kata Syahnan.
Selain
itu tambahnya lagi, banyak sekali truk yang melintasi Jalan Padang
yang tonasenya melebihi ketahanan aspal. Hal ini terjadi karena kawasan Jalan
Padang banyak ditemukan pergudangan. “Untuk itulah perbaikan jalan yang
dilakukan kali ini melalui pembetonan,” ungkapnya.
Selanjutnya
Syahnan menambahkan, panjang jalan yang dibeton sekitar 570 meter dengan
lebar 7,5 meter dengan ketebalan coran sekitar 25 cm. Namun di ujung jalan
terjadi penyempitan sepanjang lebih kurang 60 meter sehingga
lebarnya berkurang menjadi 5 meter. Dengan pembetonan yang
dilakukan ini, kualitas Jalan Padang bisa menjadi lebih baik dan
tahan lama lagi sehingga aktifitas warga tidak terganggu sedikit pun.
Pembetonan
Jalan Padang telah berlangsung selama 14 hari lebih dan rampung dalam beberapa
hari ini. Menurut Syahnan, pihaknya saat ini tinggal melakukan pelandaian
di ujung jalan dengan pengaspalan agar bisa dilalui kembali. Namun
pelandaian belum dilakukan untuk memastikan coran jalan benar-benar kering.
“Kita
belum melakukan pelandaian karena khawatir jalan yang baru selesai dicor ini
akan dilintasi warga. Mungkin dalam empat hari ini, pelandaian akan kita
lakukan. Dengan demikian warga dapat melintasinya kembali dengan tenang dan
nyaman,” paparnya.
Akibat
Jalan Padang belum bisa dilalui, efeknya berimbas dengan terganggunya
kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut. Untuk itulah Syahnan
menyampaikan permintaan maaf sekaligus mengharapkan pengertian dari warga
sekitar maupun masyarakat penggunan jalan atas ketidaknyamanan yang
terjadi tersebut. (ss)

Komentar
Posting Komentar