Proyek Pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) Di Desa Timbang Jaya,Bahorok Di Duga Asal Jadi

RADARSUMATERACOM/BAHOROK
-Proyek Pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) yang berada di Dusun I Desa Timbang Jaya, Kec. Bahorok, Kab. Langkat terindikasi asal jadi alias Amburadul. Hal ini terlihat dari pantauan dari radarsumatera.com langsung dari lapangan dimana proyek tersebut yang seharusnya sudah rampung di Bulan Desember 2017 yang lalu hingga saat ini terlihat belum rampung seratus persen. Masih ada beberapa lubang yang menganga dipermukaan tembok tersebut.
Disamping itu pula proyek yang bersumber dari Dana Desa Timbang Jaya Tahun 2017 ini patut diduga dimanipulasi oleh Pelaksana Proyek. Baik dari segi Kuantitas bahan dan kualitas bahan bangunan yang dipakai. Jika merujuk dari Anggaran yang tertera di Plank Proyek sebesar Rp. 79. 186.987,- dengan volume 2 M x 52 M ini tidak sesuai dengan hasil kerja proyek Penahan Tanah tersebut.
Salah satu masyarakat Desa Timbang Jaya yang tidak ingin disebut namanya mengatakan bahwa Proyek tersebut patut diduga asal jadi, bahannya tidak sesuai dengan Bestek dan waktu pengerjaannya yang harusnya selesai di Bulan Desember molor hingga Januari 2018.
“Saya tahu proyek tersebut dan berdasarkan pengamatan saya patut diduga proyek tersebut tidak sesuai Bestek baik dari bahan semen maupun besi yang digunakan. Ujar nya tegas.
“Dan juga jika sudah selesai, kok masih ada lubang diatas permukaan tembok yang cukup besar, “ Ujar warga Desa Timbang Jaya ini.
Sementara itu Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Alemsyah ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa proyek tersebut telah selesai di bulan Januari 2018 dan dikerjakan sudah sesuai Bestek.
“Proyek tersebut kami laksanakan sudah sesuai Bestek dan telah selesai dikerjakan beberapa waktu yang lalu diawal Bulan Januari ini” Ujar Alem.
Sementara itu Kepala Tukang pada Proyek Tembok Penahan Tanah (TPT) tersebut, Pak Muliono ketika dikonfirmasi oleh awak media  via telepon tidak bisa dihubungi.
Setali tiga uang dengan Pak Muliono, Kepala Desa Timbang Jaya, Bapak Dapet Ginting ketika dikonfirmasi sedang menghadiri rapat. “Maaf saya sedang Rapat, Bisa hubungi lagi nanti,” Ujar Pak Dapet Ginting.(RS4)

Komentar