Komeds, Wadah Pengusaha Stiker Kota Medan


Radarsumatera: Usianya baru seumur jagung, tapi Komunitas Medan Stiker sudah memiliki anggota lebih dari 50 orang.
Komunitas yang disingkat dengan Komeds ini adalah kumpulan para pengusaha stiker yang ada di Kota Medan.

Baru didirikan pada tanggal 20 Desember 2017. Sedangkan kopdar perdana digelar di Kafe Sorbat Ringroad  "Penggagasnya saya, Rizal, Taqi, dan beberapa lainnya. Di Kopdar perdana hanya 10 orang awalnya dan sekarang kami sudah memiliki lebih dari 50 orang anggota," ujar Togar Simbolon, selaku Ketua Komeds Medan pekan lalu.
Menurutnya pendirian komunitas ini  untuk menyatukan persaudaraan rekan seprofesi pemain stiker dan menjali silaturrahmi antarpengusaha stiker.

Sehingga sesama anggota bisa saling bertukar pikiran dan berbagi informasi terkini seputar usaha stiker.

Selain itu, Komeds juga melakukan penyamarataan harga dan standar kualitas para pelaku usaha stiker.
Sehingga pengusaha stiker memiliki standar minimum yang sama dan harga yang sama.

"Misinya menjadi wadah sharing seputar usaha stiker. Dikomed juga dijaga kualitas dan penyamarataan harga. Jadi setiap di toko anggota ada sertifikat keanggotaan yang sah dari Komeds," jelas Togar.

Meski usia masih muda, Komeds sudah aktif diberbagai kegiatan. Di antaranya menjadi partner pada acara Saturday Automotive Car Meetup di Lottemart Jalan Gatot Subroto dua pekan lalu.

Kegiatan ini diadakan oleh komunitas Simple Ambition Club Medan.
Teranyar, Komeds mengisi event GG Mild di Jus Kupi Jalan AH Nasution pada Minggu (18/2/2018).

Pada kegiatan ini GG Mild menggelar dialog seputar cutting stikeruntuk para pecinta otomotif dan Komeds menjadi pembicaranya.
Jack selaku Koordinator Event Komeds mengatakan komunitas ini sangat berguna bagi dirinya dan anggota yang lain.

Keberadaan komunitas ini menjadi tolak ukur bahwa cutting stiker di Kota Medan masih jadi tren bagi pecinta otomotif. Meski terkesn jadul atau jaman dulu, peminat cutting stiker tak pernah habis. "Kalau cutting stiker dibilang ketinggalan zaman, tentu jawabannya tidak, karena sekarang ada stiker 3 dimensi. Kesannya lebih hidup dan 1 gambar bisa 10 warna," ungkap Jack.

Ia menilai ada beberapa kelebihan cutting stiker dibanding cat. 
Cutting stiker bisa siap sehari. Kalau full body mobil paling lama dua hari. Sehingga pelanggan tak perlu lama-lam menunggu. Sedangkan kalau paki cat bisa berminggu-minggu. "Selain itu kalau pelanggan sudah bosan, bisa diganti kapan saja. Kalau pakai cat kan susah menggantinya," terang Jack.

Ia pun mengajak para pengusaha stiker lainnya yang ada di Kota Medan untuk bergabung dengan Komeds. Sekretariat berada di Jalan Klambir V (RGS Sticker)
Untuk bergabung atau mau mengetahui dimana saja toko yang menjadi anggota komeds bisa dilihat Instagram @Komed_s.

Selain itu bisa dilihat di blog koomeds.blogspot.co.id. Di blog ini juga terdapat info kegiatan.(TMC)

Komentar