Radarsumatera-Medan: Masyarakat diajak untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan
bangsa meskipun berbeda pilihan pada ajang Pemilihan Presiden pada 19 April
2019.
Ajakan itu sampaikan Ahamdi saat aksi dengan menggunakan
topeng bergambar Joko Widodo dan Prabowo Subianto di Jalan Sudirman, Medan,
Kamis (13/9).
Pada saat itu, ia bersama rekannya mengendarai sebuah
sepeda berwarna pink dan menyelip di antara pengendara yang melintas di jalan
tersebut. Tidak hanya itu, Ahmadi juga membagi-bagikan stiker yang bertuliskan
2019 Kita Tetap Saudara.
"Aksi ini memang sengaja dilakukan di tengah
panasnya iklim Pilpres. Apalagi, sedang banyak beredar #2019GantiPresiden dan
#2019TetapJokowi," kata Ahmadi, Koordinator Aksi.
Ahmadi menilai, aksi ini dilakukan untuk
mengajak masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
"Kita ingin semuanya tetap dingin. Kami mengajak masyarakat untuk tetap
menjaga persatuan meski berbeda pilihan," ajak Ahmadi.
Ia pun menjelaskan, aksi ini digagas oleh
komunitas kuliner di Kota Medan. Mereka mengkritik isu yang berkembang
akhir-akhir ini yang menurutnya berpotensi memecah belah.
"Hari ini terbagi dua faksi. Antara
pendukung Prabowo dan Jokowi. Jadi, kita harapkan semua tetap baik. Karena,
keduanya juga sahabat baik. Masyarakat jangan sampai ikut panas," ujarnya.
Selain bersepeda, ‘Jokowi dan Prabowo' sempat bertanding
catur di Warung Kopi. Pertandingan itu menjadi tontonan.
Salah satu warga Kota Medan, Budi Hermansyah,
mengapresiasi karena aksi ini bisa menyadarkan masyarakat untuk tidak terpecah
belah karena pilihan yang berbeda.
"Jangan sampai negara ini rusak karena berbeda
kepentingan politik. Siapapun pemimpinnya, Indonesia bisa menjadi lebih baik.
Demokrasi itu untuk menyatukan. Bukan memecah belah. Oleh karena itu, mari kita
jaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia ini," kata Budi. (SS)

Komentar
Posting Komentar