Radarsumatera: Kota Medan
sedang dalam tahap penanggulangan. Diketahui masyarakat Kota Medan menghasilkan
sampah 2000 ton perhari. Untuk itu perlu penanggulangan sampah yang lebih
serius dan dapat melibatkan langsung masyarakat.
Bank sampah merupakan salah
satu solusi yang digunakan untuk mengumpulkan sampah yang sudah dipilah - pilah
oleh masyarakat yang nantinya akan disetorkan ke tempat pembuatan kerajinan
dari sampah atau ke tempat pengepul sampah.
Hal
ini disampaikan melalui sambutan Wali Kota Medan Drs. H. T. Dzulmi Eldin S,
M.Si, MH diwakili Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan Muhammad
Husni SE, M.Si dalam acara Sosialisasi Pengembangan Bank Sampah di Kota Medan
di Andaliman Hall, Senin (19/11).
Lanjut
Husni, Pemko Medan melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan
meluncurkan bank sampah sebagai inovasi untuk meningkatkan ekonomi masyarakat
sekaligus membantu pemerintah mengurangi volume sampah di Kota Medan.
"Bank
sampah ini kita bentuk untuk menanggulangi bertumpuknya sampah yang ada saat
ini. Dan juga dengan adanya Bank Sampah ini nanti kita dapat meningkatkan
ekonomi masyarakat dengan mendaur ulang sampah yakni mendaur ulang menjadi
kompos, tas dan sebagainya," ujar husni.
Husni
menambahkan bahwa nantinya sampah - sampah yang ada akan dipilah sesuai dengan
kelompoknya masing - masing. Jadi masyarakat setempat akan mudah jika ingin
mengolah menjadi lebih berguna lagi nantinya.
"Nantinya
sampah - sampah tersebut akan dipilah terlebih dahulu sesuai kelompoknya misalnya
sampah organik dan anorganik. Hal ini akan diberlakukan di tiap kecamatan di
Kota medan agar masyarakat gampang untuk mengelola atau mendaur ulang sampah
menjadi bahan yang bergunan nantinya," tambah husni.
Sebelum
mengakhiri sambutan, Husni juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian
Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang selain menggelar sosialisasi ini, juga
memberikan bantuan sebanyak 3 becak bermotor pengangkutan sampah kepada
beberapa bank sampah yang ada di Medan.
Selanjutnya
Anggota Komisi VII DPR RI, H. Abdul Wahab Dalimunthe, mengapresiasi keseriusan
Pemko Medan dalam pengembangan bank sampah di ibu kota Sumatra Utara ini.
Keseriusan itu dibuktikan dengan telah terbentuknya Unit Pelaksana Teknis (UPT)
Bank Sampah di Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan.
"Memang
tanpa dukungan dari kepala daerah dan jajarannya, sebaik apa pun program
pengembangan bank sampah ini tidak akan berjalan dengan baik," ucap Wahab
dalam acara yang juga dihadiri Kasub Sarana dan Prasarana Direktorat
Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Agus Saefuddin,
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Medan, Isa Anshari, dan segenap pengelola bank
sampah yang ada di Medan.
Wahab
mengharapkan Pemko Medan terus melakukan pengembangan sehingga bank sampah bank
sampah dapat berkembang dan memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat Medan.
(Sugandhi Siagian)

Komentar
Posting Komentar