Langkat,
Ratusan guru Honorer Di lingkungan Kementerian agama kabupaten Langkat mendatangi kantor Kemenag setempat untuk menuntut gaji yang hingga kini belum dibayarkan Kepada 700 guru honorer pada Selasa siang ( 25/2/2020).
Ratusan guru honorer menggelar aksi di halaman kemenag setempat dengan menyampaikan tuntutan agar upah kerja mereka selama 7 bulan dapat di bayarkan Kepada mereka.
Arbian. 52 tahun Salah seorang guru mengatakan. Saat ini sekitar 10 orang perwakilan mereka Telah bertemu dengan pihak kementerian agama kabupaten Langkat untuk menanyakan kepastian tentang permasalahan yang mereka hadapi.
" Kami datang kemari untuk mendengarkan secara langsung keputusan yang akan di berikan pihak kementerian agama kabupaten Langkat terkait tuntutan kami ini. Sebelum kami juga telah melakukan pertemuan pada pihak kementerian agama kabupaten Langkat pada Desember 2019 lalu dan hingga kini belum ada kejelasan.
Lanjut Arbian, " kami hanya meminta uang sertifikasi kami senilai Rp. 1.500.000 x 7 bulan dapat segera dibayarkan" tutup arbian .
Sementara itu, Ningsih 37, tahun tenaga pengajar honorer sejak tahun 2005 tersebut mengatakan" uang sertifikasi guru honorer tersebut merupakan harapan besar bagi kami, karena jika seorang guru honorer Telah mendapatkan sertifikasi maka kami tidak akan menerima gaji dari pihak sekolah sesuai dengan ketentuan yang berlaku".
Lanjut Ningsih," Makanya kami sangat berharap besar agar uang kami bisa secepatnya Dibayarkan untuk memenuhi kebutuhan hidup". Ujar wanita berhijab dihadapan awak media. ( Red)
Langkat,
Ratusan guru Honorer Di lingkungan Kementerian agama kabupaten Langkat mendatangi kantor Kemenag setempat untuk menuntut gaji yang hingga kini belum dibayarkan Kepada 700 guru honorer pada Selasa siang ( 25/2/2020).
Ratusan guru honorer menggelar aksi di halaman kemenag setempat dengan menyampaikan tuntutan agar upah kerja mereka selama 7 bulan dapat di bayarkan Kepada mereka.
Arbian. 52 tahun Salah seorang guru mengatakan. Saat ini sekitar 10 orang perwakilan mereka Telah bertemu dengan pihak kementerian agama kabupaten Langkat untuk menanyakan kepastian tentang permasalahan yang mereka hadapi.
" Kami datang kemari untuk mendengarkan secara langsung keputusan yang akan di berikan pihak kementerian agama kabupaten Langkat terkait tuntutan kami ini. Sebelum kami juga telah melakukan pertemuan pada pihak kementerian agama kabupaten Langkat pada Desember 2019 lalu dan hingga kini belum ada kejelasan.
Lanjut Arbian, " kami hanya meminta uang sertifikasi kami senilai Rp. 1.500.000 x 7 bulan dapat segera dibayarkan" tutup arbian .
Sementara itu, Ningsih 37, tahun tenaga pengajar honorer sejak tahun 2005 tersebut mengatakan" uang sertifikasi guru honorer tersebut merupakan harapan besar bagi kami, karena jika seorang guru honorer Telah mendapatkan sertifikasi maka kami tidak akan menerima gaji dari pihak sekolah sesuai dengan ketentuan yang berlaku".
Lanjut Ningsih," Makanya kami sangat berharap besar agar uang kami bisa secepatnya Dibayarkan untuk memenuhi kebutuhan hidup". Ujar wanita berhijab dihadapan awak media. ( Red)
Komentar
Posting Komentar