Langkat,
Selama Operasi Antik Toba dari 27 Januari hingga 16 Febuari 2020 yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Langkat melalui Satuan Reserse Narkoba berhasil menangkap 98 tersangka narkotika baik sabu-sabu maupun ganja juga mengamankan 15 konsumennya.
Hal itu disampaikan Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan SIK melalui Kasat Narkoba AKP Adi Haryono SH, di Stabat, Rabu (19/2/2020) Kepada wartawan. “Jadi selama 21 hari kita melaksanakan Operasi Antik Toba Reserse Narkoba berhasil menindak 98 pengedar dan 15 konsumennya. Jadi keseluruhannya sebanyak 98 orang,” katanya.
Adapun barang bukti yang berhasil diamankan sabu-sabu sebanyak 245,23 gram dan ganja 3.206,61 gram. Kasat Narkoba menjelaskan, penangkapan terhadap para tersangka dari 81 kasus yang diungkap aparat kepolisian, tersangkanya sebanyak 98 orang. Mereka terdiri dari laki-laki 94 orang dan perempuan 4 orang, dari jumlah itu terdapat 11 orang anak-anak,” ujarnya.
Pihaknya berharap kepada masyarakat untuk bisa memberikan informasi yang seluas-luasnya terhadap pelaku penyalahgunaan narkotika agar terus dilakukan penindakan dan penangkapan .(Red)
Langkat,
Selama Operasi Antik Toba dari 27 Januari hingga 16 Febuari 2020 yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Langkat melalui Satuan Reserse Narkoba berhasil menangkap 98 tersangka narkotika baik sabu-sabu maupun ganja juga mengamankan 15 konsumennya.
Hal itu disampaikan Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan SIK melalui Kasat Narkoba AKP Adi Haryono SH, di Stabat, Rabu (19/2/2020) Kepada wartawan. “Jadi selama 21 hari kita melaksanakan Operasi Antik Toba Reserse Narkoba berhasil menindak 98 pengedar dan 15 konsumennya. Jadi keseluruhannya sebanyak 98 orang,” katanya.
Adapun barang bukti yang berhasil diamankan sabu-sabu sebanyak 245,23 gram dan ganja 3.206,61 gram. Kasat Narkoba menjelaskan, penangkapan terhadap para tersangka dari 81 kasus yang diungkap aparat kepolisian, tersangkanya sebanyak 98 orang. Mereka terdiri dari laki-laki 94 orang dan perempuan 4 orang, dari jumlah itu terdapat 11 orang anak-anak,” ujarnya.
Pihaknya berharap kepada masyarakat untuk bisa memberikan informasi yang seluas-luasnya terhadap pelaku penyalahgunaan narkotika agar terus dilakukan penindakan dan penangkapan .(Red)
Komentar
Posting Komentar