Langkat,
Sebanyak 8 warga Kabupaten Langkat, masuk dalam kategori Orang Dalam Pengawasan (ODP) Virus Covid-19. Semuanya baru saja bepergian ke luar negeri.
Demikian dikatakan juru bicara Satuan Tugas Antisipasi Virus Corona (COVID-19) Kabupaten Langkat dr Arifin Sinaga
, di Stabat, Selasa (24/3).
Dikatakannya, bahwa posko penanggulangan Virus Covid-19 Pemkab Langkat saat ini masih terus melakukan pemantauan terhadap warga Langkat. Dimana ke 8 orang tersebut yang statusnya ODP, diketahui 7 baru saja kembali dari luar negeri dan satu lagi dari Papua.
" Empat orang baru saja kembali dari Jerussalem, kemudian 3 dari Malaysia dan satu lagi baru kembali dari Papua," ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskannya, empat warga yang masuk dalam kategori ODP tersebut sudah telah melewati masa pemantauan selama 14 hari, namun juga masih dalam pengawasan petugas kesehatan setempat.
Guna mengantisipasi, jika ada warga yang terjangkit virus Corona, Pemkab Langkat, saat ini telah menyiapkan lima rumah sakit rujukan.
" Kelima rumah sakit tersebut yakni Rumah Sakit Umum Tanjung Pura, Rumah Sakit Delia di Selesai, Rumah Sakit Putri Bidadari di Wampu, Rumah Sakit Pertamina Pangkalan Brandan dan RS Tanjung Selamat Batang Serangan," jelasnya.
Selain itu juga dipersiapkan sebanyak 30 puskesmas yang berada di 23 kecamatan di Kabupaten Langkat, sedangkan untuk tempat isolasi direncanakan akan dipersiapkan di gedung Akper Pemkab Langkat dan klinik milik USU di Kecamatan Salapian.
Arifin juga menghimbau, kepada warga yang baru datang dari luar negeri maupun kedatangan dalam negeri untuk memeriksa kondisi kesehatannya diberbagai fasilitas rumah sakit milik pemerintah maupun puskesmas yang terdekat. (Red)
Langkat,
Sebanyak 8 warga Kabupaten Langkat, masuk dalam kategori Orang Dalam Pengawasan (ODP) Virus Covid-19. Semuanya baru saja bepergian ke luar negeri.
Demikian dikatakan juru bicara Satuan Tugas Antisipasi Virus Corona (COVID-19) Kabupaten Langkat dr Arifin Sinaga
, di Stabat, Selasa (24/3).
Dikatakannya, bahwa posko penanggulangan Virus Covid-19 Pemkab Langkat saat ini masih terus melakukan pemantauan terhadap warga Langkat. Dimana ke 8 orang tersebut yang statusnya ODP, diketahui 7 baru saja kembali dari luar negeri dan satu lagi dari Papua.
" Empat orang baru saja kembali dari Jerussalem, kemudian 3 dari Malaysia dan satu lagi baru kembali dari Papua," ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskannya, empat warga yang masuk dalam kategori ODP tersebut sudah telah melewati masa pemantauan selama 14 hari, namun juga masih dalam pengawasan petugas kesehatan setempat.
Guna mengantisipasi, jika ada warga yang terjangkit virus Corona, Pemkab Langkat, saat ini telah menyiapkan lima rumah sakit rujukan.
" Kelima rumah sakit tersebut yakni Rumah Sakit Umum Tanjung Pura, Rumah Sakit Delia di Selesai, Rumah Sakit Putri Bidadari di Wampu, Rumah Sakit Pertamina Pangkalan Brandan dan RS Tanjung Selamat Batang Serangan," jelasnya.
Selain itu juga dipersiapkan sebanyak 30 puskesmas yang berada di 23 kecamatan di Kabupaten Langkat, sedangkan untuk tempat isolasi direncanakan akan dipersiapkan di gedung Akper Pemkab Langkat dan klinik milik USU di Kecamatan Salapian.
Arifin juga menghimbau, kepada warga yang baru datang dari luar negeri maupun kedatangan dalam negeri untuk memeriksa kondisi kesehatannya diberbagai fasilitas rumah sakit milik pemerintah maupun puskesmas yang terdekat. (Red)
Komentar
Posting Komentar