PRESIDIUM ORMAS ISLAM : SELAMATKAN PANCASILA, SAVE NKRI, BELA NEGARA



RADARSUMATERA.COM - Binjai

Massa yang mengatasnamakan Aliansi Presedium Kota Binjai yang terdiri dari 17 ormas Islam di Kota Binjai menyuarakan penolakan Rencana Undang Undang Haluan Ideologi Pancasila ( RUU HIP ) pada Jum'at (26/6) selesai ibadah sholat jum'at atau sekitar pukul 14.00 WIB.

Penolakan terhadap Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila terus bergulir. Dan saat ini, datang dari Kota Binjai. Ratusan umat Islam menolak RUU HIP. Penolakan tersebut disuarakan mereka melalui aksi damai ke Gedung Sementara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Binjai di Jalan T Amir Hamzah atau yang di kenal dengan kolam ovani, Binjai Utara.


Koordinator Lapangan Aksi Damai dan juga salah satu orator aksi, Suharjo Mulyono mengajak peserta aksi untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebelum menyuarakan aspirasi penolakan ini.

suharjo raharjo -red

 "Terima kasih kepada TNI dan Polri yang sudah mengamankan aksi damai ini. Kami tidak bikin rusuh, kami tidak anarkis," kata Suharjo.

Mantan Anggota DPRD Binjai ini menilai, penolakan RUU HIP ini bukan hanya di Kota yang dijuluki kota rambutan saja. Tapi, mulai dari Sabang sampai Merauke sudah menolak akan RUU HIP dan Sudah menyampaikan aspirasinya kepada wakil wakil rakyat yang terpilih.

RUU HIP ini seakan ingin merubah ideologi pancasila, merubah azas azas yang sudah di perjuangkan dan di tetapkan oleh para pahlawan kemerdekaan kita dalam BPUPKI hingga PPKI, sudah final dan dapat di jadikan pemersatu bangsa indonesia.

 "Pancasila sudah baik, enggak usah dihalau-halau. Sudah lengkap di dalamnya,ini harga mati, dan tak bisa di tawar tawar lagi" tegas suharjo kembali

 Karenanya, Suharjo berharap, agar wakil rakyat di Binjai juga menyuarakan penolakan di DPR RI. Bagi dia, massa serius menolak RUU HIP. Suharjo juga menganggap kalau ada yang ingin merongrong pancasila.

"Tolong sampaikan dari warga Binjai, kami menolaknya. Seluruh Indonesia juga menolak. Karena bagaimana pun, ini sudah nyaman. Kami cinta negara ini. Kami tidak mau diobok-obok oleh ideologi lain yang terindikasi ada PKI," pungkasnya.

Aspirasi mereka ditampung oleh sejumlah Anggota DPRD Binjai. Setelahnya, massa membubarkan diri, aksi damai berjalan tertib. (tim)

Komentar