Langkat,
Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran COVID-19, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) wilayah Sumatera Utara bekerjasama dengan pemerintah daerah mengadakan gerakan pembagian sejuta masker. Lima ribu masker dibagikan di Kabupaten Langkat, di dua tempat yang berbeda, Jumat (21/8).
Ketua Ikatan Dokter Indonesia wilayah Sumatera Utara dr. Edy Ardiansyah mengatakan, pandemi COVID-19 masih terjadi dimana-mana tidak terkecuali di Sumatera Utara, jadi diperlukan protokol kesehatan salah satunya mengenakan masker untuk mencegah penularan.
Gerakan moral yang dilaksanakan IDI ini bekerjasama dengan oganisasi profesi lain seperti Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), dan Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI). Mencanangkan gerakan mengenakan masker seirama dengan gerakan yang dicanangkan Gubernur Sumatera Utara, lima juta mengenakan masker di Sumatera Utara.
"Gerakan ini sebuah stimulasi awal agar masyarakat memahami benar pentingnya mematuhi protokol kesehatan, kita lihat 14 hari kedepan untuk selanjutnya kesadaran masyarakat itu sendiri untuk mematuhi protokol kesehatan, agar pandemi ini cepat berakhir. IDI juga tetap komitmen dalam hal pencegahan penularan COVID-19 agar hasilnya optimal," katanya.
Ketua PDUI Cabang Sumut dr. Rudi Rahmadsyah Sambas mengatakan, gerakan mengenakan masker ini, IDI dan organisasi profesi lainnya menyiapkan satu juta masker yang dibagikan di Medan, Binjai, Langkat dan menyusul Deli Serdang.
"Ini gerakan moral kepedulian kami kepada masyarakat agar mereka tetap mematuhi protokol kesehatan, di Langkat kami membagikan masker di Tanjung Pura dan Stabat," pungkas Rudi yang juga Kepala UPT Puskesmas Stungkit, Kecamatan Wampu.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat dr. Juliana Tarigan menyampaikan terima kasih kepada IDI karena telah memilih Kabupaten Langkat salah satu tempat berbagi masker. Gerakan satu juta masker bisa menjadi contoh, karena di Langkat masih banyak orang yang enggan memakai masker, jadi dengan adanya gerakan ini diharapkan kesadaran masyarakat untuk mengenakan masker lebih tergugah. " Terima kasih kepada IDI, semoga ini menjadi awal yang baik untuk memutus mata rantai penularan COVID-19," katanya. ( Red)
Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran COVID-19, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) wilayah Sumatera Utara bekerjasama dengan pemerintah daerah mengadakan gerakan pembagian sejuta masker. Lima ribu masker dibagikan di Kabupaten Langkat, di dua tempat yang berbeda, Jumat (21/8).
Ketua Ikatan Dokter Indonesia wilayah Sumatera Utara dr. Edy Ardiansyah mengatakan, pandemi COVID-19 masih terjadi dimana-mana tidak terkecuali di Sumatera Utara, jadi diperlukan protokol kesehatan salah satunya mengenakan masker untuk mencegah penularan.
Gerakan moral yang dilaksanakan IDI ini bekerjasama dengan oganisasi profesi lain seperti Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), dan Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI). Mencanangkan gerakan mengenakan masker seirama dengan gerakan yang dicanangkan Gubernur Sumatera Utara, lima juta mengenakan masker di Sumatera Utara.
"Gerakan ini sebuah stimulasi awal agar masyarakat memahami benar pentingnya mematuhi protokol kesehatan, kita lihat 14 hari kedepan untuk selanjutnya kesadaran masyarakat itu sendiri untuk mematuhi protokol kesehatan, agar pandemi ini cepat berakhir. IDI juga tetap komitmen dalam hal pencegahan penularan COVID-19 agar hasilnya optimal," katanya.
Ketua PDUI Cabang Sumut dr. Rudi Rahmadsyah Sambas mengatakan, gerakan mengenakan masker ini, IDI dan organisasi profesi lainnya menyiapkan satu juta masker yang dibagikan di Medan, Binjai, Langkat dan menyusul Deli Serdang.
"Ini gerakan moral kepedulian kami kepada masyarakat agar mereka tetap mematuhi protokol kesehatan, di Langkat kami membagikan masker di Tanjung Pura dan Stabat," pungkas Rudi yang juga Kepala UPT Puskesmas Stungkit, Kecamatan Wampu.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat dr. Juliana Tarigan menyampaikan terima kasih kepada IDI karena telah memilih Kabupaten Langkat salah satu tempat berbagi masker. Gerakan satu juta masker bisa menjadi contoh, karena di Langkat masih banyak orang yang enggan memakai masker, jadi dengan adanya gerakan ini diharapkan kesadaran masyarakat untuk mengenakan masker lebih tergugah. " Terima kasih kepada IDI, semoga ini menjadi awal yang baik untuk memutus mata rantai penularan COVID-19," katanya. ( Red)

Komentar
Posting Komentar