Korban Kecelakaan di Binjai, Minta Mobil Grandmax Penabrak Diminta Bertanggung jawab


RADARSUMATERA.COM/Binjai

JeJe (27) Warga Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, Menuntut pelaku penabrak yang menyebabkan dirinya mengalami luka - luka dan terkilir serta sepeda motor miliknya rusak berat untuk bertanggung jawab. 


Kepada awak media ini, Jumat (28/7/2023), mengungkapkan peristiwa tabrakan yang dialaminya terjadi disimpang Km19, Kecamatan Binjai Timur, namun hingga kini pihak pelaku tidak ada itikad baik dalam penyelesaian masalahnya. 


“ Sepeda motor saya rusak parah, tapi hingga hari ini pihak dari penabrak hanya mengganti 25% persen dari kerusakan sepeda motor saya, dan hanya memberi uang perobatan 100 ribu rupiah, padahal kerusakannya banyak, dan gara gara luka yang saya alami, saya tidak bisa beraktifitas seperti biasanya. Sepertinya mereka (penabrak) tidak ada itikad baik menemui saya padahal saya cedera serius, dan sepeda motor saya rusak,” ungkapnya.


Lebih lanjut, JeJe meminta kepada pihak penabrak dirinya itu untuk segera bertanggung jawab atas apa yang terjadi pada dirinya saat ini. Karena banyak teman saya menganjurkan agar saya melakukan Visum di Rumah sakit, agar dari hasil Visum tersebut saya bisa membuat laporan ke Polisi. 


“ Saya berharap ada dari perusahaan atau keluarga mereka datang kemari menemui saya agar bertanggung jawab atas apa yang menimpa saya, yang disebabkan oleh kelalaian supir Perusahaannya, karena disini saya sangat dirugikan. Visum tidak saya lakukan karena tidak mau membebani/menggangunya dalam beraktivitas kedepannya, yang akan menyita perhatian dan waktu kami untuk segala kebutuhan proses nantinya,” sebutnya.


Menurutnya, kejadian berawal pada Senin (24/7/2023) sekitar pukul 12.13 WIB, saat dirinya sedang mengendarai sepeda motor CBR nya dijalur yang benar di simpang tiga km19, Kecamatan Binjai Timur, namun tiba-tiba datang mobil Grandmax bernomor Plat BA 8492 QZ dari arah yang sama (lebih tepatnya dari arah belakang saya berkendara) dengan kecepatan tinggi sehingga menabrak sepeda motor saya, dan saya langsung jatuh ke aspal kemudian sepeda motor saya terlempar sejauh hampir 10 meter dan mengenai motor Angkot yang sedang berhenti menunggu sewa. 


"Atas kejadian ini banyak pihak yang merasa dirugikan, dan mohon untuk segera menunjukkan itikad baik terhadap kami para korban, " pungkasnya.


Hingga berita ini diterbitkan nomor telepon maupun WhatsApp ML sang supir si penabrak belum bisa dihubungi. (Rs3) 

Komentar