RADARSUMATERA.COM | MEDAN ~ Terjadinya
kembali aksi teror terhadap polisi di Mabes Polri pada Jumat (30/6) malam,
membuat pihak kepolisian terus meningkatkan kewaspadaan. Termasuk di Mapolda
Sumut.
Kabid Humas Polda Sumut,
Kombes Pol Rina Sari Ginting mengatakan, kejadian yang terjadi di kawasan Mabes
Polri sangat disayangkan. Dimana sebelumnya aksi teror yang hampir sama telah
terjadi di Mapolda Sumut.
"Sangat disayangkan
aksi teror kembali terjadi di Indonesia, dalam waktu yang berdekatan,"
katanya kepada Analisadaily.com, Sabtu (1/7).
Rina menegaskan, akibat
kejadian tersebut semua pihak kepolisian meningkatkan kewaspadaannya.
"Intinya polisi meningkatkan kewaspadaan. Personel bertugas minimal dua
orang. Begitu juga anggota lalu lintas dan anggota Sabhara yang bertugas
diterapkan buddy
sistem, diawasi anggota yang tidak berpakaian
dinas," tegasnya.
Selain meningkatkan
kewaspadaan di Mapolda Sumut, pengamanan juga wajib dilakukan mulai dari
Polres, Polsek sampai dengan pos polisi di daerah-daerah. "Semua jajaran
Polda Sumut wajib ditingkatkan kewaspadaannya tanpa terkecuali," ucap
Rina.
Aksi teror sempat terjadi
di Mapolda Sumut pada Minggu (25/6) kemarin. Dalam peristiwa ini, seorang
anggota polisi meninggal dunia, satu orang tersangka yang melakukan aksi teror
juga meninggal dunia setelah petugas memberikan tindakan tegas.
Aksi serupa kembali
terjadi di masjid sebelah lapangan Bhayangkara, Mabes Polri. Dua anggota Brimob
Sat III Mabes Polri ditikam saat sedang melaksanakan salat Isha oleh seseorang
dengan pisau sangkur. Petugas yang melihat kejadian langsung melumpuhkan
tersangka. (ADC/SS)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar