Radarsumatera-Medan: Wakil
Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Musa Rajekshah menyambut baik niat dan
keinginan investor Korea untuk bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi
(Pemprov) Sumut dalam hal pengelolaan sampah di daerah ini.
"Selama ini, kita belum mengelola sampah kita dengan cara
yang tepat. Sementara sampah terus bertambah dan tempat pembuangan sampah
semakin lama semakin menumpuk. Kita coba cari solusi melalui pertemuan dan
diskusi hari ini, untuk percontohan kita coba diskusikan wilayah
Deliserdang," ujar Wagub Musa Rajekshah saat menerima rombongan investor
Korea, di Ruang Kaharuddin Nasution Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran
Diponegoro Nomor 30 Medan, Senin (15/10).
Musa Rajekshah yang akrab disapa dengan Ijeck juga berharap,
pertemuan tersebut tidak hanya sebatas membicarakan tentang pengelolaan sampah,
tetapi juga berlanjut menghasilkan produk-produk yang bernilai guna kembali.
"Saya pernah baca, sampah diubah menjadi energi. Jika
bapak/ibu bisa bantu
dan menyarankan, kita pikirkan apa yang bisa kita hasilkan dari sampah-sampah
kita ini," ucapnya.
Kata Ijeck, sebagai salah satu daerah industri dan banyak
menghasilkan sampah, Kabupaten Deliserdang akan ditinjau langsung pengelolaan
sampahnya oleh para investor untuk kemudian dibahas pengelolaan yang tepat.
Jika berhasil, akan dipraktikkan di daerah Sumut lainnya.
Salah satu perwakilan investor, Mr Hong menyampaikan bahwa Sumut
merupakan daerah yang luar biasa dan kaya. Dirinya sering mendengar Sumut
diperbincangkan oleh rekan-rekan bisnisnya dari negara ASEAN.
"Termasuk salah satunya wisata di Sumut. Bagus sekali.
Sayangnya, kebanyakan turis kurang berkenan datang ke suatu tempat yang kurang
bersih atau kurang terkelola. Untuk itu, penting sekali waste management ini
diperhatikan," tuturnya.
Lebih lanjut, Mr Hong meyakinkan bahwa dengan pengelolaan sampah
yang baik dan terencana, bukan saja berpotensi untuk memperoleh keuntungan
secara bisnis, tetapi juga dari segi kesehatan,
lingkungan, dan meminimalisir
penyebab bencana terkait sampah seperti banjir.
Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkugan Hidup Deliserdang Ir Artini S
Marpaung dan Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Provsu Siti Bayu Nasution
memaparkan tentang masalah sampah di daerah ini. Kemudian dilanjutkan dengan
peninjauan ke tempat pembuangan akhir (TPA) atau tempat pembuangan sampah
sementara (TPS) sampah di Deliserdang. Berikutnya, akan diadakan pertemuan
lanjutan membahas teknis kerjasama.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut rombongan investor Korea
yang tergabung dalam HGNS cooperations, Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan
Perizinan Terpadu Satu Pintu Ir Arief Sudarto Trinugroho MT, Kepala Biro
Otonomi Daerah dan Kerja Sama Setdaprovsu Drs Basarin Yunus Tanjung MSi,
mewakili Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang Provsu.(Sugandhi
Siagian)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar