RADARSUMATERA.COM/Binjai
Guna mengantisipasi ancaman wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, Pemerintah Kota Binjai melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Ketapang) terus memperkuat langkah pencegahan. Salah satunya dengan melaksanakan vaksinasi PMK bagi peternak sapi di wilayah Kota Binjai.
Kepala Dinas Ketapang dan Pertanian Kota Binjai, Gelora Jaya Nanda, SP, didampingi Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan drh Zefri, menjelaskan bahwa vaksinasi kali ini dilaksanakan di Peternakan Tabebuya Farmland, dengan jumlah ternak yang divaksin sebanyak 158 ekor sapi.
“Vaksinasi ini merupakan langkah pencegahan agar PMK tidak masuk ke Kota Binjai, terlebih menjelang Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha yang berdampak besar pada sektor peternakan. Hingga saat ini, belum ada laporan kasus PMK dari peternak di Binjai, dan kami pastikan Kota Binjai masih berada di zona hijau PMK,” ujar Nanda saat meninjau langsung kegiatan vaksinasi di Jalan Rukam, Kecamatan Binjai Barat, Selasa (03/02).
Ia juga mengimbau seluruh peternak sapi di Kota Binjai agar proaktif melaporkan ternaknya ke Dinas Ketapang dan Pertanian untuk mendapatkan vaksinasi PMK. Menurutnya, partisipasi peternak sangat penting dalam menjaga kesehatan hewan ternak secara menyeluruh.
“Kami berharap vaksinasi ini dapat meningkatkan daya tahan tubuh sapi, sehingga Kota Binjai tetap bebas dari PMK. Dengan begitu, sektor peternakan dapat terus berkembang dan berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Nanda turut mengapresiasi kualitas peternakan sapi di Tabebuya Farmland. Ia menilai pengelolaan dan perawatan ternak di lokasi tersebut sangat baik.
“Peternakan di Tabebuya Farmland ini patut dicontoh. Sapinya terlihat sehat, bersih, dan perkembangannya bagus. Ini bisa menjadi model bagi peternak lain di Kota Binjai. Mari bersama-sama kita kembangkan peternakan, termasuk peternakan perkotaan, demi meningkatkan kesejahteraan peternak dan menjamin keamanan pangan bagi masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Muhammad Irsan, salah satu pengelola Tabebuya Farmland, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Binjai atas pelaksanaan vaksinasi PMK secara gratis.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pemko Binjai melalui Dinas Ketapang dan Pertanian atas vaksinasi PMK ini. Semoga dengan adanya vaksinasi, sapi-sapi kami terhindar dari wabah PMK,” ujarnya.
Selain vaksinasi, pihak Tabebuya Farmland juga melakukan berbagai upaya pencegahan lainnya, seperti menjaga kebersihan kandang, pemberian vitamin secara rutin, serta penyemprotan disinfektan untuk memutus mata rantai penyebaran PMK.
“Alhamdulillah, hingga saat ini belum ada sapi kami yang terjangkit PMK. Kami juga terus berkoordinasi dengan dinas peternakan dan menerima arahan demi pencegahan penyakit ini. Mudah-mudahan dengan vaksinasi ini, usaha peternakan kami berjalan lancar tanpa kendala,” tutup Irsan



Tidak ada komentar:
Posting Komentar