Binjai-
Mewakili Wali Kota Binjai, Sekretaris Daerah Kota Binjai, Chairin F. Simanjuntak, S.Sos., M.M., hadiri kegiatan Muzakarah Ramadhan 1447 Hijriah di halaman Kantor MUI Kota Binjai, Minggu (08/03). Kegiatan ini diselenggarakan oleh MUI Kota Binjai dan menjadi bagian dari program pembinaan umat selama bulan suci Ramadhan.
Ketua Umum DP MUI Kota Binjai, H. Rizaldi Nasution, S.Pd.I., M.M., dalam sambutannya menegaskan komitmen MUI untuk terus membina umat agar tidak hanya unggul dalam ibadah, tetapi juga memiliki kemandirian dan daya saing dalam bidang ekonomi.
Ia menyampaikan bahwa Ramadhan seharusnya tidak hanya menjadi momentum peningkatan konsumsi, tetapi juga mendorong lahirnya aktivitas ekonomi yang membawa keberkahan bagi masyarakat.
“Kita ingin geliat ekonomi di Kota Binjai selama Ramadhan ini membawa keberkahan, bukan sekadar euforia konsumtif semata,” ujarnya.
Rizaldi juga berharap melalui kegiatan muzakarah ini dapat lahir pemikiran-pemikiran konstruktif yang mampu memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Kota Binjai, sejalan dengan visi daerah sebagai kota yang religius.
Dalam kegiatan tersebut, MUI menghadirkan narasumber Prof. Dr. H. Muhammad Yafiz, M.Ag., yang menyampaikan materi bertema “Ramadhan dan Geliat Ekonomi Syariah”, dengan Dr. Abi Waqqas, M.E.I., sebagai moderator.
Dalam pemaparannya, Prof. Yafiz menjelaskan bahwa ekonomi dan bisnis merupakan salah satu ladang jihad dalam membangun kekuatan umat serta mengembalikan izzah atau kehormatan umat Islam.
Menurutnya, aktivitas ekonomi juga dapat menjadi wasilah atau sarana dalam beribadah kepada Allah SWT.
Ia menambahkan bahwa risalah para nabi tidak hanya membawa misi tauhid, tetapi juga berkaitan dengan aktivitas ekonomi dan bisnis yang halal serta berkeadilan.
“Ekonomi dan bisnis merupakan bagian dari sunnah Rasulullah. Dalam hadis disebutkan bahwa pekerjaan terbaik adalah hasil usaha tangan sendiri dan jual beli yang mabrur,” jelasnya.
Selain itu, ia juga mengutip hadis yang menyebutkan bahwa sembilan dari sepuluh pintu rezeki berada dalam aktivitas bisnis. Karena itu, seorang pedagang yang jujur dan amanah memiliki kedudukan istimewa dalam Islam.
“Pedagang yang jujur dan amanah dijanjikan akan dibangkitkan bersama para nabi, orang-orang shiddiq, dan para syuhada pada hari kiamat,” tambahnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Baznas Kota Binjai Ir. H. Ansyarullah, M.MA., Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Binjai Dr. H. Mustapid, M.A., para camat dan lurah se-Kota Binjai, jajaran pengurus TP PKK Kota Binjai, pengurus MUI Kota Binjai, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar