Media Radar Sumatera

Tajam, Akurat dan Terpercaya

Full width home advertisement

Binjai


Post Page Advertisement [Top]

Turnamen Bulutangkis di PB Kemenag Kembali Bergulir, 72 Pebulutangkis Bertanding dalam Muharram Cup 2026

Turnamen Bulutangkis di PB Kemenag Kembali Bergulir, 72 Pebulutangkis Bertanding dalam Muharram Cup 2026


RADARSUMATERA.COM/BINJAI 

Di tengah semangat menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Persatuan Bulutangkis Kemenag (PB Kemenag) Kota Binjai menggelar Turnamen Bulutangkis Muharram Cup, yang digelar di Lapangan Bulutangkis Bung Manan, PB Kemenag Binjai, di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Binjai Barat, Sabtu (13/6/2026) malam. Sebuah ajang yang tidak hanya mempertemukan para pemain dalam pertandingan, tetapi juga mempererat persaudaraan yang telah terjalin selama bertahun-tahun.


Turnamen yang telah menjadi agenda rutin tahunan ini diikuti 72 pemain yang tergabung dalam 12 tim. Selama 12 hari ke depan, para peserta akan beradu kemampuan di atas lapangan, membawa semangat kompetisi yang sehat sekaligus menjunjung tinggi nilai kebersamaan.

Pembukaan turnamen dilakukan oleh Koordinator Lapangan PB Kemenag Kota Binjai, H. Jafar Siddiq. Pria yang akrab disapa Ustad Jefry itu menegaskan bahwa Muharram Cup bukan sekadar perebutan gelar juara, melainkan momentum untuk memperkuat silaturahmi antaranggota dan masyarakat yang selama ini dipersatukan oleh kecintaan terhadap olahraga bulutangkis.


"Harapannya para pemain tetap menjaga kesehatan melalui olahraga dan terus mempererat silaturahmi. Inilah yang menjadi tujuan utama kegiatan ini," ujarnya.


Bagi Jefry, Muharram Cup menyimpan banyak kenangan. Ia mengaku pernah merasakan manisnya menjadi juara saat berpasangan dengan rekannya, Luis. Kenangan itu menjadi bukti bahwa turnamen ini bukan hanya tentang pertandingan, tetapi juga tentang persahabatan yang tumbuh dan bertahan dari waktu ke waktu.


Menurutnya, PB Kemenag Kota Binjai telah menjadi rumah bersama bagi berbagai kalangan. Di tempat itu, pegawai negeri sipil, anggota TNI dan Polri, karyawan swasta, hingga para pengusaha berbaur tanpa sekat, dipersatukan oleh semangat olahraga dan persaudaraan.


"Di sini semua berkumpul. Tidak ada perbedaan. Semua menjadi satu keluarga besar. Karena itu, turnamen ini selalu memiliki makna yang lebih dari sekadar kompetisi," katanya.


Meski sarat dengan nuansa kekeluargaan, Jefry tetap mengingatkan para peserta untuk menjaga sportivitas selama pertandingan berlangsung.


"Kalah menang itu biasa. Tapi kalau bisa harus menang, karena kalah itu menyakitkan," ujarnya sambil tersenyum, yang langsung disambut gelak tawa para peserta.


Ia juga mengungkapkan bahwa turnamen PB Kemenag selama ini dikenal memiliki kualitas pertandingan yang baik. Bahkan, sejumlah atlet PON dan atlet nasional pernah meramaikan kompetisi tersebut. Karena itu, ia berharap seluruh peserta tetap bersemangat dan menampilkan kemampuan terbaiknya.


Sementara itu, Ketua Panitia Bambang Suhendra mengatakan bahwa Muharram Cup tahun ini menggunakan sistem beregu yang diikuti 12 tim dengan total 72 pemain. Seluruh peserta merupakan pemain yang pernah berlatih dan menjadi bagian dari keluarga besar PB Kemenag Kota Binjai.


"Turnamen ini direncanakan berlangsung selama 12 hari. Kami berharap seluruh pertandingan berjalan lancar dan semakin mempererat kebersamaan di antara para pemain," ujarnya.


Di tengah derasnya arus kehidupan yang kerap membuat orang sibuk dengan urusannya masing-masing, Muharram Cup hadir sebagai ruang untuk kembali menyapa, tertawa, dan menjalin kebersamaan. Di lapangan sederhana itu, kemenangan memang menjadi tujuan, tetapi persaudaraan tetap menjadi hadiah terbesar yang dibawa pulang oleh setiap peserta. (Rs3)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bottom Ad [Post Page]