-Meski adanya aturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara
dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) yang tercantum dalam Surat Edaran Nomor 13
Tahun 2014 tentang Gerakan Hidup Sederhana yang dikeluarkan pada 20 November
2014 lalu. Tentang larangan para pejabat negara maupun daerah menggelar pesta mewah secara berlebihan,Tapi
aturan itu tidak berlaku bagi salah seorang pejabat pemko Binjai yang berinisial
AH ini.
Pesta pernikahan putri dari kepala BKD (Badan Kepagawaian
Daerah) Kota Binjai ini di nilai masyarakat terlalu mewah,Yang mengakibatkan
timbulnya kesenjangan sosial dikota Binjai.
Pesta yang di selenggarakan pada tanggal 8 Juli 2017 di
Gedung Mabmi Kota Binjai yang beralamat jalan
Jambi Kelurahan Rambung Barat Kecamatan Binjai Selatan ini menjadi pusat
perhatian bagi masyarakat Kota Binjai. Bagaimana tidak, Setiap warga yang
melintas merasa takjub dengan banyaknya kiriman papan bunga ucapan selamat dan
melihat Gedung Mabmi Disulap Bak Istana yang megah.
Salah seorang warga Binjai Selatan, Asnita (33) kepada
RadarSumatera.Com menyampaikan bahwa selama dia melihat pesta yang menggunakan Gedung
Mabmi baru kali inilah pesta yang termewah.
”Tadi saat saya melintas saya takjub dengan banyak dan
panjangnya papan bunga ucapan selamat,saya yakin yang pesta ini pasti orang
kaya besar,soalnya selama ada pesta yang menggunakan gedung Mabmi, baru kali
ini saya rasa yang paling megah”ujarnya.
Sementara itu ketua LSM komunitas Hijau Indonesia Ikhsan,Sangat
menyayangkan sikap kemewahan yang ditunjukan oleh pejabat eselon II di acara
pernikahan putrinya tersebut.
“Miris saya melihatnya,Saya rasa pesta itu terlalu mewah dan
tidak layak dipertontonkan kepada masyarakat secara beliau itu adalah salah satu
SKPD yang tugasnya melayani masyarakat, Disaat masyarakat banyak yang
susah,memikirkan keadaan ekonomi,kesulitan uang untuk masuk anak sekolah dan
ada yang sedang berduka karena beberapa hari yang lalu banyak warga kota Binjai
yang rumahnya hancur kena angin puting beliung Tapi beliau malah menghambur
hamburkan uang dipesta anaknya yang kabarnya diperkirakan menghabiskan dana berkisar kurang
lebih setengah Milyar ” ungkapnya.
Ikhsan menambahkan ”Dengan adanya pesta mewah ini kita mengkhawatirkan
adanya dugaan terjadinya praktek gratifikasi, Jadi kami harapkan kepada penegak hukum agar memantau
dan memeriksa pejabat pejabat yang mendapatkan kedudukan melalui kepala BKD
Kota Binjai ini karena disini kita menduga adanya gratifikasi untuk
memberikan Hadiah yang besar bagi yang ada kepentingan sama pejabat tersebut, Apa
lagi kita mendapati dipesta tersebut adanya 4 kotak Besar untuk para tamu
memasukkan amplop ”bebernya.
Ikhsan juga menyebutkan bahwa pesta yang digelar hanya 1 hari ini tidak layak mengumbar kemewahan dan menghabiskan dana yang sangat besar yang dilakukan oleh seorang SKPD.
"Walikota Binjai HM Idaham SH Msi yang notabenenya orang nomor satu dikota ini saja tidak terlalu bermewah mewahan disaat menggelar pesta sunah rasul anaknya, Seharusnya Kepala BKD Kota Binjai itu mencontoh sikap Walikota Binjai yang selalu memikirkan perasaan warganya dengan tidak menghambur hamburkan uang disaat warganya banyak yang kesusahan.(RS3)
Ikhsan juga menyebutkan bahwa pesta yang digelar hanya 1 hari ini tidak layak mengumbar kemewahan dan menghabiskan dana yang sangat besar yang dilakukan oleh seorang SKPD.
"Walikota Binjai HM Idaham SH Msi yang notabenenya orang nomor satu dikota ini saja tidak terlalu bermewah mewahan disaat menggelar pesta sunah rasul anaknya, Seharusnya Kepala BKD Kota Binjai itu mencontoh sikap Walikota Binjai yang selalu memikirkan perasaan warganya dengan tidak menghambur hamburkan uang disaat warganya banyak yang kesusahan.(RS3)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar