Radarsumatera-Medan: Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov
Sumut) mengharapkan dukungan masyarakat untuk pengembangan bisnis syariah di
daerah ini. Selain untuk mengikuti perkembangan zaman, pengembangan bisnis
syariah juga dinilai berdampak positif terhadap pembangunan ekonomi di Sumut.
Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah
saat membuka Multidiciplinary International Conference on Sharia Based Applied
Science and Humanities (MICASH) 2018 di Hotel Grand Mercure, Medan, Senin malam
(15/10).
Wagub mengatakan, saat ini, bisnis syariah sedang berkembang di
dunia internasional. Sejalan dengan itu, Pemprov Sumut mendukung program
ekonomi syariah yang juga akan berkembang di daerah ini. Bahkan, Pemprov Sumut
sedang mengembangkan perbankan syariah melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD),
yaitu Bank Sumut.
“Kami atas nama Pemprov Sumut mohon dukungan masyarakat untuk
mengembangkan perbankan syariah melalui Bank Sumut, semoga dengan kepemimpinan
Gubernur Edy Rahmayadi dan saya, kita bisa membangkitkan ekonomi syariah di
Sumut,” ujar Musa Rajekshah yang akrab disapa Ijeck.
Dalam kesempatan itu, Ijeck juga mengapresiasi pelaksanaan
MICASH 2018. Diharapkan, kegiatan tersebut dapat memberi kontribusi dalam
pengembangan bisnis syariah dan produk halal secara nasional, bahkan
internasional.
“Sejalan dengan itu, pemahaman masyarakat tentang produk halal
juga meningkat, untuk itu, melalui hasil diskusi selama pelaksanaan kegiatan
ini, diharapkan dapat memberikan manfaat bukan hanya bagi instansi, tapi juga
bagi nasional bahkan internasional. Ini merupakan peluang yang sangat besar,”
katanya.
Selain itu, konferensi tersebut juga diharapkan dapat memberikan
penyelesaian masalah aktual terkait sosial, politik, keagamaan dan kebangsaan
yang dihadapi masyarakat Indonesia. Publikasi tesis sangat diharapkan menjadi
masukan untuk mewujudkan visi Pemprov Sumut.
Tema yang diangkat pada konferensi internasional tersebut
sejalan dengan visi Sumatera Utara bermartabat. “Hal ini menguatkan dukungan
pada pencapaian visi Pemprov Sumut untuk mewujudkan masyarakat Sumut yang
bermartabat dalam kehidupan, karena memiliki iman dan takwa, tersedianya
sandang pangan yang cukup rumah yang layak, pendidikan yang baik, kesehatan
yang prima, mata pencaharain yang menyenangkan serta harga terjangkau,” ujar
Ijeck.
Sementara itu, para acara tersebut, juga diberikan penghargaan
pendidikan kepada dua tokoh peduli pendidikan, yaitu Ketua Dewan Penyantun UIN
Sumatera Utara Haji Anif dan Pemimpin Umum Harian Waspada dr Hj Rayati Syafri.
Keduanya dinilai telah memberikan kontribusinya kepada dunia pendidikan,
khususnya di Sumut.
Multidiciplinary International Conference on Sharia Based
Applied Science and Humanities (MICASH) 2018 merupakan konferensi internasional
yang diadakan oleh Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU). Kegiatan
ini yang diadakan mulai 15 - 17 Oktober itu mengusung tema “Developing Sharia
Sustainable Societal Knowledge through Analytics”.
Turut hadir Rektor UIN Sumatera Utara Prof Dr Saidurrahman,
Akademisi Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Dr Herman Mawengkang, serta
narasumber internasional Prof Dr Abdel Salhi (University of Essex, Inggris),
Prof Dr Ruben Ruiz (Universitat Politecnica de Valencia, Spanyol) dan Prof Dr
Dorien de Tombe (Amsterdam, Belanda).(Sugandhi Siagian)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar