Radarsumatera-Medan: Masyarakat Nias diajak dan dimotivasi oleh
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi untuk memusuhi kemiskinan dan
senantiasa berusaha untuk meningkatkan kualitas hidup.
"Ada keprihatinan bagi saya melihat kesejahteraan yang
tidak merata. Padahal di Nias lengkap semua ada, kenapa masih miskin, ayo
sama-sama kita ubah ini," ujar Edy Rahmayadi saat melakukan pertemuan
dengan kepala sekolah dan guru SMK se Kepulauan Nias, di halaman SMKN 2
Tuhemberua, Kamis (1/11).
Pertemuan dengan kepala sekolah dan guru SMK se Kepulauan Nias
dilakukan dalam rangka upaya Revitalisasi SMK oleh Dinas Pendidikan Provinsi
Sumut dengan visi Membangun Desa Menata Kota, Mencintai Pertanian Menuju Sumut
yang Bermartabat.
Revitalisasi SMK, kata Edy, menjadi salah satu langkah dan cara
untuk mengentaskan kemiskinan
di Nias. SMK akan dilibatkan untuk mencetak
generasi yang ahli dalam bidang-bidang tertentu dan menjawab
persoalan-persoalan di tengah masyarakat Nias.
"Seperti SMKN 2 Tuhemberua, khususnya yang jurusan
pertanian, harus bisa turun dan membimbing masyarakat di sekitar sekolah untuk
aktivitas pertanian. Dimanfaatkan ilmunya untuk memajukan daerah kita, begitu
pun dengan kejuruan lainnya," ucapnya.
Edy juga berpesan kepada guru-guru SMK yang hadir untuk
menjalankan amanah dengan benar. Katanya, guru harus menghindari budaya kejar
target dan memastikan para siswa terdidik dengan benar.
"Saat Hiroshima di bom, yang pertama kali ditanyakan Kaisar
adalah jumlah guru yang masih hidup. Hingga kini, Jepang bangkit dan maju itu
berkat guru. Itu lah sangking pentingnya peran guru itu untuk memajukan daerah.
Untuk itu, Bapak Ibu, kita majukan Nias ini lewat pendidikan," ajaknya.
Edy mengatakan bahwa dirinya akan rajin untuk berkunjung ke
Nias. "Saya tak melihat apapun agama atau suku bapak/ibu, yang pasti
daerah teritorial saya adalah sampai ke Nias ini. Saya yang bertanggung jawab
di Nias ini," tegas Edy yang disambut dengan tepuk tangan meriah dari para
hadirin.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Arsyad Lubis menyampaikan
bahwa revitalisasi SMK
bertujuan untuk memfungsikan kembali sekolah-sekolah SMK
khususnya jurusan pertanian yang ada di Kepulauan Nias untuk mengerjakan dan
menjadi narasumber bagi masyarakat petani di Kepulauan Nias.
"Kita bermitra antara pemerintah daerah dan provinsi.
Seperti Dinas Pertanian Nias Utara yang datang kemari dan mengajar di SMKN 2
yang merupakan kewenangan provinsi, mereka datang dan menjadi penyuluh. Sinergi
seperti ini lah yang harus terus kita bina, untuk mencapai tujuan-tujua yang
baik," ucap Arsyad.
Sementara itu, Bupati Nias Utara M Ingati Nazara menyambut baik
dan sangat mendukung program Revitalisasi SMK oleh Pemprovsu. Katanya, program
ini tentunya akan membantu mempercepat target Nias Utara untuk menjadi daerah
swasembada beras.
"Saat ini, luas areal pertanian Nias Utara, khususnya
sawah, kurang lebih telah mencapai 3000 hektar. Dinas pertanian kita sedang
memacu membuka areal pertanian di beberapa kecamatan untuk mengejar target 2000
hektar lagi, agar Nias Utara bisa menjadi daerah swasembada beras,"
ungkapnya.
Turut hadir Kepala Dinas Pertanian Provsu Azhar Harahap, Kepala
Dinas Pengendalian Penduduk
dan KB Provsu Ria Telaumbenua, Kepala Dinas
Kebudayaan dan Pariwisara Provsu Wan Hidayati, Wakil Bupati Nias Utara
Haogosochi Hulu, Wakil Walikota Gunungsitoli Sowa'a Laoli, OPD dan unsur
forkopimda Nias Utara.
Acara juga dirangkaikan dengan penyerahan SK Guru Tidak Tetap
(GTT Non PNS) oleh Gubernur Edy didampingi Kadis Pendidikan Provsu Arsyad Lubis
kepada 12 sekolah Kepulauan Nias jenjang SMA, SMK, dan SLB yang diterima oleh
masing-masing kepala sekolah.
Tidak hanya itu, Gubernur bersama Dinas Pertanian Nias Utara
juga menyerahkan bantuan berupa alat pendukung aktivitas pertanian kepada
masyarakat petani dan SMKN 2 Tuhemberua. Diantaranya hand tracktor roda dua 15
unit, cultivator 6 unit, mesin pompa air 10 unit, mesin penanam padi 5 unit,
alat tanam jagung 5 unit, alat semprot 5 unit, bantuan benih jagung, benih padi
gogoh dan pupuk organik.(Sugandhi Siagian)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar