Radarsumatera-Medan: Ribuan
warga yang bermukim di Kelurahan Belawan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan kini
bernafas lega. Sebab, Jembatan Titi Dua yang menghubungkan Kelurahan Belawan
Sicanang dengan Kelurahan Belawan Bahari yang sebelumnya ambruk kini telah
dapat dilalui kembali. Dengan demikian warga dapat menjalankan aktifitas
maupun rutinitasnya seperti biasa
.
Padahal sejak ambruk pada 20 Oktober lalu, warga sempat kesulitan untuk
menuju Kelurahan Belawan Bahari. Satu-satunya jalan yang harus ditempuh
hanya dengan menggunakan
Berkat kerja keras Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan, jembatan
sementara rampung dikerjakan. Meski sifatnya sementara namun kekuatan
jembatan tidak diragukan karena menggunakan konstruksi dari baja. Terbukti Rabu
(31/10) sekitar pukul 17.30 WIB, satu unit alat berat jenis excavator yang
digunakan untuk mendukung perbaikan jembatan sementara sudah dapat
melewatinya.
Melihat hal itu, warga sekitar tentunya menyambut dengan kegembiraan dan penuh
suka cita. Bagaimana tidak, selain menggunakan sampan, warga pun harus menggunakan
jembatan darurat. Meski rentan dengan bahaya namun warga terpaksa
menggunakan jembatan darurat tersebut agar aktifitas mereka tidak
terkendala.
“Alhamdulillah kami
sudah dapat menyebrang kembali, terima kasih Bapak Wali Kota Medan atas
rampungnya pembangunan jembatan sementara ini sehingga kami dapat aktifitas
normal seperti biasa kembali,” ungkap salah seorang warga sekitar.
Setelah
itu warga pun mencoba melintasi jembatan baru yang telah rampung dikerjakan
tersebut, mereka ingin memastikan jembatan benar-benar aman untuk
dilintasi. Ada yang berjalan kaki, ada pula dengan mengendarai sepeda motor.
Mereka pun berharap konstruksi jembatan semnatara ini kuat hingga berdirinya
jembatan permanennya.
Meski jembatan sementara sudah bisa dilalui, Kadis PU Kota Medan Khairul
Syahnan tak lupa mengingatkan warga untuk senantiasa berhati-hati ketika
menyebrangi jembatan sementara, terutama ketika hujan turun karena besi baja
yang dijadikan jembatan sedikit licin. Ditambah lagi sisi kiri dan
kanan jembatan belum ada pengaman.
“Berhati-hatilah saat melintasi jembatan sementara, jangan terburu-buru,
terutama bagi pengendara sepeda motor karena sisi kanan dan kiri belum ada
pengamannya. Ingat, utamakan selalu keselamatan diri!” pesan Syahnan. (Sugandhi
Siagian)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar