Radarsumatera-Medan: High
Order Thinking Skills (HOTS) merupakan cara berfikir pada tingkat yang lebih
tinggi dari pada menghapal atau menceritakan kembali sesuatu yang diceritakan
orang lain. Program HOTS sendiri, telah diterapkan sebagai kurikulum sekolah
sejak tahun 2003. Program ini menekankan pada model pembelajaran yang dibangun
dari mencari tahu, merumuskan masalah kemudian menganalisis, mencari solusi,
kreatif, kontemplatif.
Hal ini disampaikan Wali Kota Medan H.T Dzulmi
Eldin S, M.Si., M.H. dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Balitbang
Drs Marasutan, membuka Seminar Hasil Penelitian Studi Implementasi Sistem
Pembelajaran Berbasis High Order Thinking Skills (HOTS) bagi Sekolah Dasar di
Hotel Grand Antares, Jalan Sisingamangaraja, Selasa (13/11). Diharapkan hasil
seminar ini dapat bermanfaat bagi perkembangan Pendidikan Kota Medan.
Dikatakan Kepala
Balitbang dalam membacakan sambutan Wali Kota, dengan pengembangan model tersebut dapat menghasilkan anak-anak
berkemampuan berpikir kritis, keterampilan berkomunikasi baik, berkolaborasi,
berpikir kreatif, dan percaya diri dalam mempersiapkan era millennium.
"Anak
peserta didik harus tahu apa, tahu mengapa dan tahu bagaimana menjadi siklus
belajar dalam menumbuhkan kemampuan berfikir Hots. Oleh karena itu terobosan
penting ini hendaknya melibatkan semua pemangku kepentingan di bidang
pendidikan, khususnya sekolah mempunyai peran penting sebagai wadah
pengorganisasian pembelajaran yang tepat", kata Marasutan.
Selanjutnya
kepada seluruh peserta, Marasutan mengucapkan selamat mengikuti Seminar ini ,
dengan harapan hasil seminar nantinya mampu memberikan manfaat dan masukan yang
konstruktif dan dapat diimplementasikan oleh OPD terkait, khususnya Dinas
Pendidikan Kota Medan.
Sebelumnya, dalam
laporannya, Bahrian Effendi, menyampaikan bahwa seminar hasil penelitian ini
merupakan hasil dari kegiatan Tim Pokja Jaringan Penelitian dan Pengembangan
Bidang Pendidikan (Jarlitbangdik) Kota Medan. Hasil seminar ini nantinya akan
kami sampaikan kepada Dinas Pendidikan Kota Medan sebagai bahan masukan untuk
meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Medan.
Seminar ini
dihadiri juga Dewan Riset Kota Medan , Dinas Pendidikan, Kepala Sekolah Dasar
se- Kota Medan, Dinas Lingkungan Hidup dan tenaga ahli ini menghadirkan
narasumber dari Akademi, Dewan Riset Kota Medan dan Balai Bahasa
Provinsi Sumatera Utara, diantaranya Dr, Kustoro Budiarta yang juga Ketua Pokja
Jarlitbangdik, Mukti Hamjah Harahap dari Universitas Negeri Medan.(Sugandhi
Siagian)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar