YOPIE BATUBARA DI LANTIK JADI KETUA ORADO SUMUT ![]() |
| YOPIE BATUBARA MENGIBARKAN BENDERA PETAKA |
SUMUT-Radarsumatera.com
Dilantik menjadi Ketua Federasi Olahraga Domino ( ORADO) Propinsi Sumatera Utara, Yopie Hari Irwansyah Batubara, SE , menyatakan kesiapannya untuk membesarkan organisasi tersebut pada acara pelantikannya di ibukota Jakarta. (07/01/2026)
Di hadapan Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia yaitu Erick Thohir bersama Ketua Umum DPP ORADO, Yopi mengibarkan Bendera Pataka ORADO dan menyampaikan kepada seluruh peserta Deklarasi Nasional & Rakernas I Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) 2026 tentang kesiapan nya dalam membawa dan membesarkan Organisasi tersebut sampai keseluruh Kabupaten/Kota yang ada Provinsi Sumatera Utara.
Dalam kesempatan yg sama, Yopi Batubara menyampaikan bahwasanya dalam kegiatan Deklarasi Nasional & Rakernas I Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) 2026 yang di laksanakan di ballroom Hotel Mulia Jakarta, Pengurus Provinsi ORADO Sumatera Utara menghadirkan seluruh Pengurus wilayah dan Cabang yang ada di provinsi Sumatera Utara, antara Lain Pengkab dari Kota Medan, Kota Binjai, Kota Sibolga, Kota Padang Sidimpuan, Kabupaten Padang lawas utara, Kabupaten Padang lawas, Kabupaten Mandailing natal, Kota Tebingtinggi, Kabupaten Toba, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Batubara, Kabupaten Labuhan Batu, Kabupaten Labuhan Batu Selatan, Kabupaten Asahan, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Labuhan Batu Utara, Kota Pematang Siantar, Kabupaten Tanjung Balai, Kabupaten Dairi, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Langkat dan Kota Gunung Sitoli.
Dalam kegiatan ini, Menpora Erick Thohir menyampaikan dukungan penuh terhadap Organisasi ini dalam sambutannya. Beliau juga berharap agar Olah Raga Domino dapat menjadi Kekuatan Baru Sport Industry Nasional, dan harapannya Pertandingan Olahraga Domino Tingkat Dunia dapat dilakukan di Indonesia.
“Sekarang banyak sekali negara membangun kejuaraan dunia menjadi sport tourism. Mudah-mudahan, ketika domino jadi olahraga besar, kejuaraan dunianya bisa tetap di Indonesia, kasih lihat keindahan Indonesia, dan membantu ekonomi Indonesia,” tutup bapak Erick.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar